Jalan-Jalan ke Masjid Atta’awun

Sabtu, 10 Agustus 2013, RiderAlit menikmati suasana libur Idul Fitri dengan solo riding santai ke masjid Atta’awun yang berlokasi di Puncak, Bogor. Menunggangi Sepira (Supra X 125D), RiderAlit memulai perjalanan dari Bojonggede kira-kira pukul 14:30 WIB. Jalanan yang lancar sepanjang Jalan Pajajaran hingga Tajur sampai Ciawi memang menyenangkan. Namun, sesampai Ciawi ke arah Puncak kemacetan mulai terasa. Maklumlah, hari libur banyak dimanfaatkan untuk berwisata.

Saran untuk teman-teman, sebaiknya isi tangki bensin kendaraan Anda sampai penuh saat memulai perjalanan ke Puncak di musim liburan seperti ini. Karena teman-teman pasti akan menemukan antrian yang panjangnya mengular sampai ke tepi jalan di setiap SPBU Pertamina di area Puncak.

Hanya foto-foto berikut ini buah tangan yang bisa RiderAlit berikan untuk teman-teman πŸ™‚ .

Antrian sepeda motor di sebuah SPBU di Puncak

Antrian sepeda motor di sebuah SPBU di Puncak.

Luangkan waktu sejenak di SPBU

Luangkan waktu sejenak di SPBU untuk mengisi bahan bakar, beristirahat, sholat atau menikmati udara dan pemandangan jika sobat berkunjung atau melewati area Puncak.

Halaman parkir Atta'awun

Sepeda motor pengunjung memadati halaman parkir, pastikan sobat menyimpan karcis parkir yang sobat dapatkan di pintu masuk. RiderAlit tiba menjelang pukul 6 sore dan pulang setelah Isya menjelang jam 07:30 sore. Waktu itu tarif parkir yang harus dibayar Rp. 6.500,00.

Menjelang senja di Atta'awun

Menjelang senja di Atta’awun.

Kerumunan pengunjung diantara indahnya pemandangan dan hijaunya pepohonan

Kerumunan pengunjung diantara indahnya pemandangan dan hijaunya pepohonan. Halaman parkir sepeda motor berada ditengah-tengah kios dan kedai-kedai dimana sobat dapat membeli cenderamata atau menikmati kuliner. Berdasarkan pengalaman RiderAlit, sepiring nasi goreng panas dan air jeruk hangat memang pas dinikmati sore hari saat dinginnya udara Puncak dan kabut mulai menyelimuti. Harganya pun tidak membuat dompet sobat kempes πŸ™‚ .

Halaman depan masjid Atta'awun

Suasana yang asri di halaman depan masjid Atta’awun memang pas untuk melepas kepenatan seusai perjalanan jauh. Jangan membuang sampah sembarangan ya jika sobat mengunjunginya. Kebersihan sebagian dari iman πŸ™‚ .

Suasana di dalam masjid selepas sholat Maghrib

Suasana di dalam masjid selepas sholat Maghrib. Pemandangan di halaman masjid memang indah, tapi jangan sampai membuat sobat terlena hingga lupa sholat ya πŸ™‚ .

Salah satu pintu masuk ke dalam ruang sholat di masjid Atta'awun

Salah satu pintu masuk ke dalam ruang sholat di masjid Atta’awun.

Salah satu tempat wudhu pria

Inilah salah satu tempat wudhu pria yang berada di samping taman dalam masjid Atta’awun. Sebelum sobat memasuki masjid, ada kolam yang airnya mengalir di sekeliling masjid yang fungsinya untuk mencuci kaki. Jadi, jangan lupa menggulung celana sobat sebatas lutut ya πŸ™‚ .

Salah satu kolam di dalam area masjid Atta'awun

Salah satu kolam di dalam area masjid Atta’awun. Lampu flash yang ada di kamera RiderAlit tidak bisa berfungsi maksimal saat kabut menyelimuti.

Kabut menyelimuti taman di sekitar masjid Atta'awun.

Kabut menyelimuti taman di sekitar masjid Atta’awun.

Kabut menyelimuti taman di sekitar masjid Atta'awun

Kabut menyelimuti taman di sekitar masjid Atta’awun.

Saat-saat kabut turun menyelubungi alam :-)

Saat-saat kabut turun menyelubungi alam. Heuheu… bergaya dulu sobat πŸ˜€ .

Gambar struktur organisasi DKM Atta'awun

Gambar struktur organisasi DKM Atta’awun di ruang kantor masjid Atta’awun.

Ruangan kantor masjid Atta'awun

Ruangan kantor masjid Atta’awun yang dikelola secara modern. Beberapa sudut masjid dipantau dengan kamera CCTV. Terlihat dalam foto, layar monitor yang digunakan untuk memantau CCTV. Ups… ada penampakan sang malaikat penjaga kantor heuheu… πŸ˜€ .

Salah satu koridor di dalam masjid Atta'awun

Salah satu koridor di dalam masjid Atta’awun.

Suasana halaman parkir masjid Atta'awun saat sore menjelang malam

Suasana halaman parkir masjid Atta’awun saat sore menjelang malam. Kerlap-kerlip cahaya lampu dari kios-kios dan kendaraan yang keluar-masuk terasa menyemarakan suasana. Foto ini diambil ba’da Maghrib menjelang Isya saat kabut sudah tidak menyelubungi udara.

Kerlap-kerlip cahaya lampu

Kerlap-kerlip cahaya lampu dari kios-kios dan kendaraan yang keluar-masuk terasa menyemarakan suasana. Saat musim-musim liburan sepertinya semakin malam semakin bertambah banyak pengunjung yang ingin menikmati udara sejuk di salah satu titik wisata di area Puncak ini.

Hm… Kalau melihat-lihat foto-foto diatas, RiderAlit jadi kangen ingin solo riding lagi ke Puncak. Bagaimana teman-teman? Tertarik berkunjung ke masjid Atta’awun? Kalau tertarik jangan lupa ajak teman-teman, keluarga atau kerabat lain. Tapi ada satu hal yang ingin RiderAlit sampaikan, sebaiknya tidak berkhalwat di sana πŸ˜€ .

Iklan

5 thoughts on “Jalan-Jalan ke Masjid Atta’awun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s