Perahu dan Pengembara

Aku perahu
kau pengembara

Kau injak aku dengan kaki kotor.
Aku menyeberang sungai memelukmu.
Jika kau dalam pelukan, sungai yang dalam,
dangkal, deras ku seberangi.

Jika kau tak datang, aku menantimu
dari malam hingga siang
kena angin, hujan dan salju pun tak peduli.
Kau menyeberangi air,
kau segera pergi tidak menoleh padaku.
Tapi aku tahu kau akan datang kapan-kapan.
Aku menjadi makin usang sambil menanti-nantimu.

Aku perahu
kau pengembara.

— Han Yongun (1879 – 1944)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s