Masih Betah Setiap Tahun Kebanjiran?

Sawah di Wuryantoro

Sawah di Wuryantoro

RiderAlit teringat obrolan dengan mbah kakung di meja makan pada suatu siang.

Mbah kakung: “Kalau disini sawahnya lebar-lebar. Padi banyak.”
RiderAlit: “Iya ya…”
Mbah kakung: “Mau makan apa tinggal petik. Sayuran banyak, buah-buahan banyak. Mau ikan tinggal tangkep.”
RiderAlit: “Kalau disana harus beli, mbah.”
Mbah kakung: “Iya! Di Jakarta daun singkong aja harus beli.”

Seandainya RiderAlit masih berada bersama mbah kakung, beliau pasti bilang, “Tuh, di Jakarta setiap musim hujan banjir!”

Iklan

2 thoughts on “Masih Betah Setiap Tahun Kebanjiran?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s