Jaga Kesehatan: Cari Transportasi Alternatif Saat Musim Hujan

Banjir di Kampung Melayu

Banjir di kawasan Jalan Attahiriyah, Kampung Melayu, Jakarta Selatan.
Sumber: http://metro.news.viva.co.id/news/read/472814-akses-jalan-casablanca-terputus–air-ciliwung-naik-terus

Banjir membuat berbagai hal menjadi lebih repot. Mobilitas menjadi terganggu karena beberapa ruas jalan tergenang banjir dan macet. Bagi RiderAlit yang mobilitasnya di seputar kawasan Bogor hingga Depok, musim hujan tidak terlalu menjadi masalah. Karena memang ruas jalan di kawasan tersebut jarang tergenang banjir. Kalau tergenang air semata kaki ya masih bisa dianggap wajar. Menaiki sepeda motor pun masih dalam batas aman berkendara saat hujan, yang perlu diwaspadai adalah lubang di jalan.

Namun ceritanya jadi berbeda saat harus bepergian ke luar Depok atau Bogor menuju Jakarta. Sudah dua hari ini RiderAlit harus bepergian menuju Jakarta. Pertama adalah ke Pondok Gede, Jatiwaringin. Karena sudah mengenal medan dan jalan yang akan dilalui, maka RiderAlit memberanikan diri pergi ke sana dengan sepeda motor. Walau ternyata masih ada genangan air di sekitar pertigaan Taman Hek menuju Tamini Square yang cukup dalam, tapi masih bisa dilewati Si Sepira. Menuju Pondok Gede memang lebih sulit jika harus ditempuh dengan KRL atau transportasi umum lainnya. Berbeda halnya jika harus menuju kawasan Salemba-Kramat di Jakarta Pusat. Rute yang bisa dilewati adalah Pasar Minggu arah Pancoran atau Pasar Minggu arah Kampung Melayu-Jatinegara. Kedua rute ini adalah rute yang dikenal rawan macet dan banjir. Jadi, RiderAlit memutuskan untuk menggunakan KRL dan angkutan umum seperti metromini atau angkot.

Berkendara dengan sepeda motor saat musim hujan seperti ini memang tinggi resikonya, apalagi jika melintas di ruas jalan yang rawan banjir dan macet. Minimal kita bisa terserang flu atau masuk angin. Resiko kelelahan di jalan pun meningkat. Jika sudah sering kelelahan maka daya tahan tubuh menjadi berkurang. Yang lebih mengkhawatirkan jika sering kelelahan adalah hilangnya konsentrasi saat berkendara yang berujung pada kecelakaan. Well, kalau rute yang ditempuh masih dilalui KRL, Transjakarta atau angkot sebaiknya menggunakan angkutan umum tersebut saat musim hujan. Kesehatan kita tentu lebih berharga daripada ongkos yang kita keluarkan.

Bagi sobat yang memang tetap menggunakan sepeda motor untuk mobilitas di musim hujan seperti sekarang, sebaiknya tetap menjaga kesehatan. Kalau perlu mengkonsumsi multivitamin, suplemen makanan atau madu bisa menjadi langkah yang baik untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Keep safety riding, semoga Tuhan selalu melindungi kita. Salam hangat dari kota hujan.

Iklan

2 thoughts on “Jaga Kesehatan: Cari Transportasi Alternatif Saat Musim Hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s