Menikmati Nasi Bakar

Nasi Bakar

Menikmati Nasi Bakar

Well, foto diatas adalah menu makan malam RiderAlit di kantor kemarin. Irisan ikan tongkol dalam sekepal nasi. Nasinya terbungkus daun pisang yang dibakar dan masih mengeluarkan aroma wangi saat wadah tempat makanannya dibuka. Lauk dan sayurnya hanya beberapa potong irisan mentimun, kentang balado dan kerupuk. Dan minumnya tentu saja segelas air putih. Apapun makanannya, minumnya air putih. Sehat 🙂 .

Sederhana ya, sobat. Tapi coba bayangkan jika suatu saat sobat melakukan touring bersama rombongan kemudian beristirahat di suatu siang di tengah perkebunan teh di kawasan Puncak. Sambil duduk “ngampar-ngampar” bersama teman-teman menikmati sejuknya udara Puncak dimana terlihat kabut tipis menggantung diatas pepohonan. Melepas lelah dan menghayati keindahan alam lalu perut tiba-tiba terasa lapar. Tentu saja aroma nasi bakar sangat menggugah selera untuk segera makan siang. Dan pasti akan bertambah nikmat saat teman-teman rombongan touring saling bercanda ditengah-tengah perkebunan teh diantara kabut tipis Puncak siang hari 🙂 .

Hm… Film singkat karya Giorgio Oppici berikut ini mungkin bisa membuat sobat tambah menghayati imajinasi yang RiderAlit tulis diatas. Nikmati juga alunan lagunya ya 🙂 .

Keren kan 🙂 . Menikmati pemandangan alam pegunungan Monti Lessini, Italia dari atas Harley-Davidson Stellalpina. Anyway, selamat berakhir pekan dan salam hangat dari kota hujan.

Iklan

2 thoughts on “Menikmati Nasi Bakar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s