Shad SH26: Perlengkapan Baru Si Sepira

Si Sepira dengan Shad SH26

Si Sepira saat berpose menggunakan box Shad SH26 ๐Ÿ™‚ .

Pada hari Senin lalu RiderAlit berkunjung ke Motorkita Depok dengan niat memasang side bag buat Si Sepira. Tapi sesampainya di sana pikiran berubah jadi ingin memasang top box saja. Karena pemasangan side bag memerlukan bracket tengah, jadi RiderAlit pilih box saja. Sekali pasang bracket tengah langsung pasang box-nya tanpa perlu repot-repot pasang bracket lain. Toh, kalau masih mau memasang side bag tinggal pasang bracket sampingnya sepasang dan membeli side bag-nya. Pertimbangan lainnya adalah dengan menggunakan side bag bakal lebih sulit menembus kemacetan. Sudah pasti ๐Ÿ˜€ !

Setelah tawar-menawar, bracket Evo R1 dihargai empat ratus ribu rupiah dan box Shad SH26 dihargai empat ratus sembilan puluh ribu rupiah. Bracket Evo R1 merupakan produk bracket lokal dengan model wingrack. Sedangkan box Shad SH26 merupakan top box dengan kapasitas tiga kilogram (cukup untuk sebuah helm half face) dan tanpa stop lamp.ย Anyway, pemilihan SH26 selain karena bentuknya yang tidak terlalu lebar dan membulat di sudut-sudutnya juga karena tidak memiliki stop lamp sehingga tidak perlu repot-repot memodifikasi kelistrikan. Toh, stop lamp dan sein Si Sepira masih terlihat jelas karena posisi rak pada bracket Evo R1 letaknya diatas jok.

Awalnya RiderAlit juga agak bingung memilih antara Kappa atau Shad. Si empunya toko mengatakan kalau Kappa buatan Italia dan Shad diimpor dari Spanyol. Entahlah, memangnya anak negeri ini tidak ada yang bisa membuat box seperti ini ya, heuheu… Tapi jujur, kata si empunya toko, kualitas plastik Shad dan sistem pengunciannya lebih baik.

Tahap pemasangan bracket adalah yang paling lama. Karena harus dibuatkan kedudukan dari plat-plat besi, memotong, menandai dan membor, mengecat lalu menyesuaikan posisi plat-plat besi tambahan tersebut dengan baut dimana rear grip terpasang dibawah jok dan plat besi yang menahan bracket di foot step untuk boncenger. Satu hal yang RiderAlit sukai dari bracket Evo R1 adalah pemasangannya tidak harus melepas rear grip untuk pegangan boncenger. Karena biasanya RiderAlit perhatikan pada motor-motor lain bracket yang terpasang harus merelakan rear grip dilepas.

Berikut ini adalah foto-foto yang RiderAlit ambil saat pemasangan bracket dan box-nya di Motorkita Depok.

Bracket dan Box

Bracket Evo R1 dan box Shad SH26 saat belum terpasang.

Bracket

Bracket Evo R1 saat dilepas untuk disesuaikan posisi mounting-nya dengan plat besi tambahan.

Pemotongan Plat Besi

Pemotongan plat besi untuk kedudukan bracket. Harus sesuai dengan mounting baut pada rear grip dan bentuk plat besinya disesuaikan dengan posisi foot step untuk boncenger.

Bracket

Bracket telah terpasang sekarang tinggal memasang raknya. Raknya sudah tersedia pada paket box Shad SH26. Tinggal dibuatkan beberapa lubang tambahan dengan bor agar posisinya sesuai dengan bracket.

Box dan Bracket

Bracket dan raknya sudah terpasang. Sekarang tinggal pasang box-nya.

Agak lama juga pemasangannya, sekitar satu jam. Tapi RiderAlit senang karena hasilnya memuaskan ๐Ÿ˜€ .

Si Sepira

Horeee… Box dan bracketnya saat sudah terpasang ๐Ÿ™‚ .
Semoga menambah fungsionalitas Si Sepira dan mobilitas menjadi lebih mudah.

Rompi dan Knee Protector

Box-nya memang untuk membawa knee protector, shin guard dan rompi/alas dada.

Well, semoga tulisan ini bermanfaat. Salam hangat dari kota hujan ๐Ÿ™‚ .

Iklan

8 thoughts on “Shad SH26: Perlengkapan Baru Si Sepira

  1. Manteb reviewnya bro…. Selama ini ane pk boks bikin braket d ratu cantik motor depan ui….. Ini juga termasuk rekomended… Sekarang udah nambah 1lg untuk rekomendasi bikin braket boks buat wtf n shooter ane, btw, kalo buat motor non mainstream kaya suzuki shooter bisa ga yaaaa…..

  2. Reviewnya jika udah pemakaian 3-4bulan bro…. Soalnya ane suka modelnya, dan ga lepas behel motor, trus gimana kekuatannya, jika ditaruh beras 10kg….
    Soalnya breket ane d purna motor mpro ane. Kuat menahan beban beras 10kg…. Sejauh sekitar 20km,Tidak patah, meskipun handling jd terganggu….
    Buat mudik nanti soalnya… Yg pastinya ane bakal bawa banyak barang…. Meskipun ga bakal sampai 10kg, karna jika nanti besinya bengkok berarti tidak rekomended buat die harder macam ane, maklum ane kalo mudik jauh, k sumbar….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s