Satu Gambar Berjuta Makna

Apa yang sobat lihat pada gambar diatas? Wajah seorang kakek dengan ubun-ubun kepala yang botak serta rambut, kumis dan janggut putih atau gambar seseorang menunggang kuda dan ada orang yang tertidur dengan sungai dibelakangnya?

RiderAlit ingin sedikit berbagi cerita masa lalu dalam tulisan ini. Dulu saat duduk di bangku kelas 1 SMA tahun 2001 (SMAN 2 Bogor tepatnya), RiderAlit diajar oleh seorang guru fisika yang tidak akan RiderAlit lupakan hingga sekarang. Nama beliau adalah Ir. Budi Prasojo. Setiap ada PR atau tugas fisika dari beliau, maka bisa dipastikan malam harinya RiderAlit akan begadang. Tidur paling cepat jam dua belas tengah malam. Karena satu soal fisika yang harus dikerjakan, jawabannya bisa menghabiskan dua halaman buku tulis. Jawabannya pasti disertai gambar sketsa setelah itu baru rumus dan hitung-hitungannya. Setelah ditemukan jawabannya pun, nilainya bukan angka yang berjuta-juta. Paling sering adalah nol koma nol nol nol sekian. Nyesek blas 😀 .

Pak Budi, begitu panggilan kami, pernah mengenyam pendidikan di AS. Selain mengajar di sekolah kami, beliau juga memiliki bimbel yang khusus mengajarkan mata pelajaran eksakta (matematika, fisika, kimia dan biologi). Pada suatu hari, mungkin sebagai intermezo, beliau bercerita. Beliau pernah bertemu dengan ahli-ahli fisika dari Jepang sehubungan dengan kurikulum mata pelajaran fisika di sekolah. Apa kata ahli-ahli fisika Jepang tentang buku-buku pelajaran fisika di Indonesia? Beliau bercerita, kata mereka buku-buku itu bukan buku, tetapi sampah!

Kenapa ahli-ahli fisika Jepang itu menyebut sampah? Karena menurut mereka buku-buku tersebut terlalu banyak dipenuhi dengan teks rumus-rumus dan contoh soal. Terlalu text book, sehingga mengaburkan esensi pelajaran fisika yang menuntut imajinasi, kreatifitas dan daya pikir atau nalar siswa-siswi. Berbeda dengan buku-buku fisika Jepang. Kata mereka, buku-buku fisika mereka lebih banyak diisi dengan gambar, skema, diagram atau sketsa dibandingkan dengan rumus-rumus, cara berhitung contoh-contoh soal, atau teks-teks hapalan.

Ya, rumus-rumus dan contoh cara mengerjakan soal memang melatih daya ingat seseorang karena lebih bersifat hapalan. Tapi kurang melatih daya imajinasi, kreatifitas dan nalar seseorang. Seseorang yang diajarkan sesuatu hal kemudian bisa mengerjakan hal tersebut karena sudah diajarkan adalah orang yang pintar. Tetapi jika kemudian kasusnya dikembangkan kemudian mengalami kesulitan, berarti dia belum termasuk orang yang cerdas. Orang yang cerdas tidak hanya bisa setelah diajarkan, tapi juga bisa menggunakan imajinasi, kreatifitas dan nalarnya saat menghadapi kasus yang berbeda-beda.

Anyway, sebenarnya tidak hanya itu yang diceritakan oleh Pak Budi. Pernah saat beliau tinggal di AS, jauh-jauh beliau membeli sepatu. Setelah sepatu yang menurut beliau bagus dibeli, beliau memperhatikan detail sepatu tersebut. Hingga akhirnya beliau menemukan sebuah tulisan “Made in Indonesia”. Kemudian beliau berseloroh, “Yah, ini sih paling-paling buatan Cibaduyut!” Jauh-jauh beli di AS, ternyata yang didapatkan juga barang buatan Indonesia 😀 . Mendengar cerita ini RiderAlit cuma berpikir positif, “Artinya barang-barang buatan Indonesia bagus-bagus. Buktinya bisa diekspor sampai ke Amrik sono.” 😀

Kembali ke pokok pembicaraan. Tentang bagaimana sebuah gambar bisa merangsang imajinasi seseorang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Iklan-iklan di media cetak dan elektronik (video) memanfaatkan kelebihan gambar untuk menarik dan mempengaruhi alam sadar dan alam bawah sadar audience-nya. Jadi, kesimpulannya sebuah gambar bisa berarti berjuta makna. Tidak mengapa jika sobat membuat sebuah postingan di blog yang isinya cuma sedikit teks dan sebuah gambar. Selama bisa bersinergi dan memberikan pesan yang bisa ditangkap oleh pembaca, cara tersebut lebih efisien dari pada membuat sebuah tulisan full text tapi manfaat yang didapatkan sedikit. Banyak blog-blog yang RiderAlit baca dan ikuti juga memuat sedikit teks tapi disertai gambar yang memadai sehingga pesannya sampai.

Well, semoga kita termasuk orang-orang cerdas yang bisa memanfaatkan imajinasi, kreatifitas dan nalar untuk tujuan yang baik. Salam hangat dari kota hujan.

Iklan

2 thoughts on “Satu Gambar Berjuta Makna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s