Mengeruk Sampah Dari Sungai

Pengerukan Sungai

Beberapa pekerja yang sedang melakukan pengerukan sungai yang mengalir di Jalan Pasar Lama, Bojonggede pada hari Minggu, 16 Februari 2014.

Ada pemandangan yang berbeda saat RiderAlit melintas di Jalan Pasar Lama, Bojonggede pada hari Minggu, 16 Februari 2014 kemarin. Beberapa pekerja terlihat sedang membersihkan sungai dari tumpukkan sampah yang memenuhi tepi sungai di Jalan Pasar Lama. Ada juga sebuah traktor pengeruk Hyundai yang mengeruki sampah yang menumpuk di tepi sungai tersebut. Memang sudah sejak lama tepi sungai tersebut dipenuhi dengan tumpukan sampah. Walaupun tidak sampai menyebabkan air sungainya meluap dan banjir pada saat musim hujan, namun jadi merusak pemandangan disekitarnya. Tentu saja, jika dibiarkan menumpuk terus-menerus lama-lama bisa menyebabkan banjir.

Sejak banyak pendatang baru di Bojonggede, masalah sampah merupakan persoalan yang agak sensitif. Banyak kompleks perumahan dan rumah-rumah kontrakan dibangun tapi kurang memperhatikan tempat-tempat pengolahan sampah. Walhasil, tidak sedikit warga yang tidak mau direpotkan dengan sampah dan mau lingkungan rumahnya tetap bersih dengan sengaja membawa sampah tersebut kemudian membuangnya di tepi sungai. Fire and forget. Lemparkan saja kemudian dengan enaknya melenggang tanpa mau memikirkan suatu hari tumpukan limbah mereka mengotori sungai dan merusak pemandangan. Mereka sadar kalau limbah tersebut bisa menyebabkan pendangkalan sungai dan penyempitan aliran sungai. Tapi tidak mau ambil pusing.

Idealnya, setiap lingkungan pemukiman menyediakan sebuah tempat pembuangan sampah. Jika sudah menumpuk, sampah-sampah yang bisa didaur ulang biarkan saja diolah pemulung, yang tidak bisa didaur ulang dibakar saja secara bertahap serta sampah-sampah kompos hasil pembusukan kayu atau dedaunan bisa dijadikan pupuk tanaman. Jadi tidak perlu membuang sampah ke sungai. Hal tersebut sudah RiderAlit terapkan di tempat tinggal RiderAlit sendiri. Alhamdulillah, sejauh ini kami tidak punya masalah dengan sampah.

Well, itu sekedar saran. Mau dicoba atau tidak, toh yang merasakan akibatnya mereka sendiri. By the way, silahkan diamati kesibukan pekerja yang sedang membersihkan sungai berikut ini.

Traktor Mengeruk Sampah di Sungai

Traktor yang mengeruk sampah di sungai yang mengalir di Jalan Pasar Lama, Bojonggede.

Traktor Mengeruk Sampah di Sungai

Traktor yang mengeruk sampah di sungai yang mengalir di Jalan Pasar Lama, Bojonggede.

Traktor Mengeruk Sampah di Sungai

Seperti inilah tumpukan sampah di sungai tersebut saat dikeruk dengan traktor.

Traktor Mengeruk Sampah di Sungai

Seorang pekerja berdiri memperhatikan lengan traktor yang mengeruk sampah-sampah.

Pekerja Membersihkan Sampah di Sungai

Seorang pekerja sedang membersihkan sampah-sampah yang menumpuk dan tersangkut di kolong jembatan yang menghubungkan Jalan Pasar Lama dengan perumahan Griya Yasa Lestari.

Pekerja Membersihkan Sampah di Sungai

Beberapa pekerja tengah asyik menyingkirkan sampah-sampah yang tersangkut di kolong jembatan yang menghubungkan Jalan Pasar Lama dengan perumahan Griya Yasa Lestari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s