Tameng Knalpot: Kelemahan Motor Matic Saat Ini

Tameng Knalpot

Tameng knalpot sebuah sepeda motor matic yang pecah.

Sepeda motor matic banyak digandrungi oleh biker saat ini dikarenakan fungsionalitas dan kepraktisannya, mudah dikendarai dan nyaman serta ukurannya yang tidak terlalu besar membuatnya mudah selap-selip ditengah kemacetan. Biker berusia tua atau muda, lelaki atau wanita pasti bisa mengendarai sepeda motor ini. Selain itu, harganya yang terjangkau membuatnya menjadi sepeda motor mainstream mengalahkan motor bebek/cub.

Namun matic memiliki sebuah kelemahan menurut RiderAlit. Apa itu? Tameng knalpot atau shield muffler-nya mudah patah karena terbuat dari plastik. Tameng knalpot matic yang berbahan plastik ini memiliki jarak yang lebih renggang antara tabung knalpotnya. Ini masuk akal. Mungkin jika jaraknya terlalu dekat dengan tabung knalpot, justru bisa merusak tameng tersebut karena hawa panas. Berbeda dengan tameng knalpot motor bebek yang rata-rata terbuat dari besi krom. Jarak antara tameng dengan tabung knalpotnya lebih sempit.

Loh, kenapa jarak tameng dan tabung knalpotnya yang dipermasalahkan? Coba sobat perhatikan. Saat sobat menunggangi sepeda motor keluar-masuk parkiran yang penuh sesak, maka peluang foot step (pijakan kaki)  motor sobat tersangkut di knalpot matic yang renggang dan berbahan plastik itu sangat tinggi. Hal ini sering RiderAlit alami. Sekali dua kali, dengan memajukan atau memundurkan motor, biasanya foot step Si Sepira bisa keluar dari jebakan tameng knalpot matic-matic ini. Tapi pernah juga, karena saking crowded-nya, Si Sepira cuma bisa dimajukan agar dapat tempat parkir. Otomatis tameng knalpot dimana foot step tersangkut, ya harus rela dipelintir paksa sampai “mletat-mletot” heuheu… 😀

Sorry kepada bro/sis yang knalpot maticnya pernah “kepelintir” paksa, ya 😀

Solusinya kalau parkir matic ya cari yang posisi parkirnya aman. Jangan menghalangi posisi motor lain atau parkir dekat jalan keluar masuk. Kalau dilepas saja bagus ngga? Ngga bagus! Kasihan boncenger kalau betisnya yang mulus bisa melepuh kena knalpot 😀 . Kalau tempat parkirnya penuh terus bagaimana, dong? Ya, itulah resiko beli motor matic. Kalau shield muffler-nya harus dibuat dari besi pasti harganya jadi lebih mahal. Bahan plastik dipilih mungkin (ini mungkin loh ya, belum tentu betul juga 😀 ) agar biaya produksinya lebih rendah sehingga harga jual motornya lebih murah.

Iklan

8 thoughts on “Tameng Knalpot: Kelemahan Motor Matic Saat Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s