Trik Mengatasi Selang Pompa Tangan Yang Bocor

selang

Kira-kira tiga bulan yang lalu, saat akan berangkat kerja saya sempat memeriksa tekanan ban Si Sepira. Ternyata ban belakangnya terasa kurang angin saat ditekan dengan jari. Saya pun segera ke gudang mengambil pompa tangan (hand pump) kemudian melepaskan tutup pentil dan memasang selangnya ke pentil ban belakang. Ketika pompanya didorong, terdengar suara desisan angin.

Awalnya saya curiga dengan pentil ban belakangnya bocor. Karena masih penasaran, saya berusaha memompanya kembali. Desisan anginnya masih terdengar. Akhirnya saya cabut selang dari pentilnya. Mungkin saya memasangnya belum benar. Kemudian saya pasangkan kembali selang pompa tersebut ke pentil ban. Saat dipompa lagi ternyata masih juga terdengar suara desisan angin.

Saya telusuri mulai dari katup selang yang terpasang di pentil ban hingga ke pangkal selangnya. Ternyata oh ternyata, ada bagian selang yang terlihat mencuat keluar. Selang pompa terbuat dari karet tebal yang dilapisi dengan semacam bahan dari kain. Mungkin karena karet selangnya sudah lapuk, sehingga karetnya bocor. Mungkin lebih tepat jika disebut selangnya patah karena lobang kebocorannya melebar. Lapuk dan tertekuk-tekuk saat disimpan dan digunakan, bisa jadi penyebab selang pompa tangan tersebut patah.

selang-2Akhirnya saya berinisiatif menutupi kebocoran selang tersebut dengan menggunakan lakban. Beberapa lilitan lakban saya gunakan untuk menutupi bagian selang yang bocor tersebut. Kemudian saya coba kembali memompa ban belakang Si Sepira.

Beberapa kali pompaan ternyata masih bisa menahan angin keluar dari selang tersebut. Namun saat tekanan ban membesar, angin yang kencang ternyata masih bisa membuat celah diantara lilitan lakban tersebut. Saya pun berpikir kembali bagaimana caranya agar lilitan lakban tersebut bisa menahan tekanan angin yang kuat.

Terpikirlah untuk menggunakan lembaran plastik kresek yang digulung-gulungkan ke bagian lakban yang menutupi kebocoran selang. Plastik kreseknya saya lipat menjadi persegi panjang selebar lakban kemudian digulung-gulungkan kebagian selang yang bocor. Setelah itu saya lapisi kembali gulungan plastik tersebut dengan beberapa lilitan lakban.

Tidak cukup sampai disitu, saya masih ikat lapisan lakban tadi menggunakan karet gelang diujung-ujung dan bagian tengah lakban. Maksudnya supaya angin tidak ada yang bisa keluar walaupun tekanan angin yang ada dalam ban dan selang sudah membesar. Ternyata hal ini berhasil.

Saya pasangkan kembali katup selang pompa tersebut ke pentil ban belakang Si Sepira kemudian saya tarik dan dorong pompanya. Walaupun tekanan angin dalam ban sudah mengencang, tapi tidak ada angin yang keluar dari bagian selang yang bocor. Desisan suara angin pun tidak terdengar. Alhamdulillah, akhirnya saya jadi berangkat kerja tanpa harus mampir ke tukang tambal ban atau bengkel untuk mengisi angin ban belakang.

selang-1Trik ini berhasil saya gunakan sampai seminggu yang lalu. Saat itu saya lihat ada kebocoran lain dipangkal selang. Kalau sudah begini, trik menambal selang dengan lakban sudah tidak bisa digunakan lagi karena tidak ada cukup tempat diselang untuk merekatkan lakban. Akhirnya saya putuskan untuk membeli selang yang baru. Harganya cukup murah, cuma enam ribu rupiah.

Ada dua model katup selang pompa tangan, model jepit dan model klip. Model selang pompa tangan saya yang lama adalah model klip. Kelemahan model ini adalah jika klip penahan pentilnya sudah jelek maka tidak bisa menutup pentil dengan baik. Keuntungan model ini adalah sangat praktis saat digunakan, cukup masukan katupnya dan tekan klipnya ke belakang. Harga selang pompa yang menggunakan katup model klip berkisar antara sembilan ribu sampai sepuluh ribu rupiah. Sedangkan kekurangan selang pompa tangan dengan model katup jepit adalah tidak praktis saat pemasangan dan pelepasan. Kita harus memutar tutup katupnya seperti saat memasang tutup pentil. Kelebihannya adalah kita tidak perlu khawatir ada kebocoran di katup selang saat sedang memompa angin ke dalam ban.

Penggantian selang pompanya cukup mudah. Saya menggunakan kunci inggris kecil untuk memutar mur dan melepaskan selang yang lama. Pemasangan selang yang baru pun cukup mudah, tetapi kita harus memutar selangnya terlebih dahulu. Pastikan selang dalam keadaan lurus, tidak tertekuk-tekuk, saat diputar. Setelah itu saya menggunakan kunci inggris untuk mengencangkan murnya.

Adalah hal yang merepotkan jika memiliki beberapa kendaraan tetapi tidak mempunyai pompa tangan yang berfungsi saat dibutuhkan. Pompa tangan sangat praktis, karena jika ada kendaraan kita yang kempes bannya maka kita tidak perlu mendorong kendaraan ke tukang tambal ban atau bengkel. Jadi, pastikan pompa tangan sobat bisa berfungsi saat dibutuhkan. Jika rusak sebaiknya segera diperbaiki. Demikianlah tulisan hari ini, semoga bermanfaat.

Salam hangat dari kota hujan.

Iklan

4 thoughts on “Trik Mengatasi Selang Pompa Tangan Yang Bocor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s