Wacana Sehari Tanpa Pelat B di Bogor

Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Bogor Selatan.

Ramai diberitakan di media berita online yang  kemudian banyak dibagikan di media sosial bahwa pemerintah kota Bogor akan menerapkan kebijakan satu hari tanpa kendaraan pelat B. Baik kendaraan milik warga Bogor maupun warga luar Bogor dengan nomor polisi B akan dibatasi pada akhir pekan.

“Pak Wali memiliki program dan berwacana satu hari tanpa kendaraan berpelat B, baik kendaraan milik warga Bogor maupun luar warga Bogor,” kata Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Selasa, 16 September 2014, dikutip dari 987genfm.com. “Akan ada pembangunan fasilitas parkir, jadi setiap masyarakat Jakarta atau Bogor yang akan ke Jakarta atau Bogor bisa memarkirkan kendaraannya di satu lokasi itu, kemudian mereka melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan umum,” masih menurut Wakil Wali Kota Bogor.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemacetan di jalan-jalan di kota Bogor setiap akhir pekan. Jalan-jalan di kota Bogor memang dipadati oleh kendaraan setiap akhir pekan, baik roda dua maupun roda empat. Rata-rata kendaraan tersebut memiliki pelat B dan F. Pemerintah kota Bogor menginginkan warga yang beraktifitas di akhir pekan lebih memberdayakan kendaraan umum seperti yang diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bogor.

Mobil saja atau motor juga?

Bogor Barat-20140202-00746

Saya kutip dari tribunnews.com disini:

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membuat kebijakan melarang mobil plat B (Jakarta) masuk ke Kota Bogor pada saat akhir pekan.

Kebijakan yang akan mulai disosialisasikan tahun 2015 itu bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi di Kota Bogor.

Kebijakan itu saat ini mulai dikaji oleh Tim Percepatan Penanggulangan Prioritas Pembangunan (TP4) yang sudah dibentuk oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Baiklah, dengan jelas disebutkan disana “mobil”. Kalau berita pertama hanya menyebutkan “kendaraan” yang masih membuat saya bingung, karena kendaraan bisa berarti mobil dan motor. Karena kalau motor pelat B juga dibatasi aksesnya di akhir pekan, banyak warga di kabupaten Bogor yang memiliki motor dengan nomor polisi B akan sedikit kesulitan. Saya adalah salah satunya.

Kalau motor pelat B juga dibatasi, nanti kalau touring ke curug naik apa ya? Naik angkot terus sambung ojeg? Tekor, bro 😀 . Sudah jelas jalur-jalur di curug lebih cocok untuk motor. Tapi kalau nanti motor juga dibatasi, ya pelat B dan pelat F lagi anteng diparkir tuh di rumah 🙂 .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s