When Begal Rule The Road

Ilustrasi Begal Motor

Ilustrasi Begal Motor

Mudahnya memiliki sepeda motor membuat kendaraan ini menjadi favorit banyak orang. Sepeda motor bekas/baru dari yang harganya setara dengan smartphone sampai yang berharga puluhan juta menjadi andalan masyarakat, khususnya wilayah Jabodetabek. Alasannya jelas, jika dibandingkan dengan transportasi umum biaya operasional sepeda motor lebih murah dan praktis. Hal ini menjadikan sepeda motor menjadi objek sasaran pelaku kejahatan dan menjadi sarana melakukan kejahatan.

Kejadian beberapa minggu lalu yang ramai diperbincangkan dalam siaran berita televisi dan internet tentang perampasan sepeda motor di kawasan Depok, jalan Margonda dan jalan Juanda, sebelumnya juga pernah diceritakan oleh teman kuliah saya. Dia menceritakan bahwa skutiknya dirampas di jalan Juanda jauh sebelum kejadian beberapa minggu lalu ramai dibicarakan. Sebagai korban perampasan, dia memang mengakui tentang rawannya jalan Juanda. Terlebih jika lewat tengah malam (dini hari).

Oleh karena itu, ada beberapa saran yang ingin saya sampaikan kepada sobat semua agar kita selalu aman diperjalanan saat berkendara dengan sepeda motor.

  1. Berdoalah sebelum memulai perjalanan, mohon perlindungan kepada Sang Pencipta. Dengan berdoa hati kita lebih tenang diperjalanan.
  2. Jangan melakukan perjalanan lewat tengah malam (dini hari). Seperti yang diceritakan teman, saat motornya dirampas saat itu sudah lewat tengah malam (jam 2 dini hari). Jika ada tempat menginap sebaiknya menginap dan melakukan perjalanan pagi hari.
  3. Jika terpaksa melakukan perjalanan lewat tengah malam sebaiknya hindari rute jalan yang sepi dan aspalnya rusak.
  4. Ada baiknya berjalan beriringan dengan rombongan. Jika mampir di SPBU untuk mengisi BBM, tanyakan adakah rekan sesama biker yang melewati rute yang sama. Saran ini pernah disarankan oleh teman saat dulu senang nongkrong bareng anak-anak Honda Blade Depok.
  5. Bukan menyarankan untuk ngebut, tapi jika melakukan perjalanan lewat tengah malam sebaiknya kecepatan minimal 60 km/jam. Menghindari kejaran pelaku begal.
  6. Jika terpaksa berhenti, jangan berhenti di spot yang sepi. Cari tempat yang sekiranya aman, seperti SPBU atau mini market yang masih buka.
  7. Jika sering melakukan perjalanan malam hari sebaiknya tidak menggunakan sepeda motor yang menarik perhatian.

Itulah sedikit saran yang bisa saya bagikan. Saya sendiri sering berkendara malam hari lewat daerah sepi di Depok seperti jalan Margonda, Juanda, GDC dan Pondok Rajeg. Intinya titi dj (hati-hati di jalan), titi kadarsih (hati-hati saat lewat daerah risih), titi kamal (hati-hati kalau pulang malam) dan titi puspa (hati-hati saat jadi pusat perhatian) 😀 .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s