Situ Tamansari: Menikmati Keindahan Danau di Kaki Gunung Salak

Situ Tamansari

Situ Tamansari, Kampung Taman, Desa Tamansari, Ciapus, Bogor

Sabtu, 12 Oktober 2019, rasanya sudah cukup lama saya tidak memesrai tanjakan-tanjakan di Ciomas sampai Ciapus. Terakhir kali kesana bulan Februari lalu menggunakan sepeda lipat. Akhirnya hari itu saya putuskan untuk mengasah kembali kemampuan climbing menggunakan roadbike. Setelah sekian lama hanya main-main di dalam kota saja, tanpa tanjakan yang cukup asyik. Cuma tanjakan Sentul Highland yang sudah sering dilalui dan Gunung Pancar yang kembali saya kunjungi pertengahan Agustus lalu.

Singkat cerita, saya menggunakan rute Bogor – Pancasan – Ciomas – Ciapus seperti yang pernah saya tuliskan di sini saat mengunjungi Curug Nangka. Sampai di jalan Jami, Desa Sukaluyu, saya harus rela hanya menikmati pemandangan asri Nurul Fikri Boarding School (NFBS) tanpa latar Gunung Salak. Yup, awan dan kabut menyelimuti gunung yang indah tersebut. Padahal seminggu sebelumnya tampak indah dan jelas dipandang dari Rancamaya.

Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor

Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor. Jalan Jami, Desa Sukaluyu, Ciapus. Awan tebal menyelimuti Gunung Salak sehingga pemandangannya jadi kurang dramatis walau tetap membuat lapangan berlatih memanah ini tetap indah.

Istirahat sebentar sambil menikmati pemandangan disini baru kemudian saya melanjutkan perjalanan. Melewati NFBS Bogor jalan ramai oleh roda empat. Mungkin para orang tua yang mengunjungi anak-anak mereka di sekolah tersebut. Sampai di tepi jalan raya Gunung Malang saya kembali beristirahat di Saung Pakis. Mengingat-ingat rute perjalanan tadi, saya berpapasan dengan seorang mountain biker muda yang menuruni jalan menuju arah Zam Zam Tirta dengan sangat gesit. Kembali seorang mountain biker menyapa saya saat menanjak di jalan Jami.

Akhirnya saya memutuskan berbelok ke kiri. Yup, turun. Karena hari sudah siang dan udara terasa sudah panas, terlambat jika hendak berbelok ke kanan menuju Curug Nangka. Plus, saya ingin mengunjungi sebuah danau yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang di luar Bogor. Atau mungkin orang Bogor sendiri belum tahu.

Situ Tamansari

Sampai di gapura Situ Tamansari

Setelah menuruni jalan raya Gunung Malang ke arah Kota Batu, kita akan melewati sebuah jembatan. Terus menurun kita akan menjumpai sebuah perempatan jalan. Perempatan jalan ini sudah sangat dikenal oleh adik-adik Pramuka di Kota Bogor sebagai perempatan jalan Bumi Perkemahan Sukamantri. Saya pun berbelok ke kanan, menyeberang jalan, ke arah buper Sukamantri. Tidak sampai satu kilometer jalan menanjak, terlihat sebuah gapura dengan anak tangga berwarna-warni disebelah kanan. Saya menyeberang dan sampai di Situ Tamansari. Alhamdulillah.

Situ Tamansari

Sampai deh di Situ Tamansari. Yuk, mari kita nikmati keindahan danau di kaki Gunung Salak ini.

Sampai dipinggir danau saya lihat danau ini masih sepi, mungkin karena hari menjelang siang. Hanya dua-tiga orang wisatawan bercengkrama di tepi danau. Melayangkan pandangan ke seberang danau, terlihat kabut dan awan selembut kapas menyelimuti perbukitan di kaki gunung.

Situ Tamansari

Kabut dan awan selembut kapas menyelimuti bukit-bukit di kaki Gunung Salak.

Saya pun memilih beristirahat di tepi danau, dibelakang papan penunjuk nama danau. Meluruskan kaki yang pegal setelah menanjak. Juga untuk menikmati semilir angin sepoi-sepoi dan keindahan alam. Masya Allah.

Gowes ke Situ Tamansari

“Situ Tamansari yang berada di kaki Gunung Salak di wilayah desa Tamansari, kecamatan Tamansari, kabupaten Bogor, menawarkan sejuta keindahan dengan latar belakang Gunung Salak. Cocok untuk dinikmati bersama keluarga atau bahkan sesama warga desa,” demikian tulis sebuah portal berita online yang menyampaikan kabar di kawasan Bogor.

Puas beristirahat dan menikmati keindahan alam, saya memutuskan kembali untuk pulang. Masih ada tanjakan Empang hingga BTM yang harus saya lalui.

Gowes ke Situ Tamansari

Tetap jaga kebersihan dan kesopanan ya jika suatu saat sobat berkunjung ke sini.

Demikianlah sedikit pengalaman yang bisa saya bagikan saat singgah di Situ Tamansari. Mohon jaga kebersihan jika suatu saat sobat berkunjung ke sini, agar danau ini tetap indah.

Salam hangat dari kota hujan dan selamat menikmati akhir pekan. Keep practice and stay sharp.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.