DIY: Goreng Keripik Jamur

Jamur Tiram

Bro Taofik dengan jamur tiram budidayanya.

Minggu, 22 Juni 2014, kemarin saya berkunjung ke rumah seorang sahabat di daerah Kebon Pedes, Bogor. Mas bro Taofik sang rider Pulsar 180F. Asyik mengobrol “ngalor-ngidul” mulai dari kerjaan, hobi, komputer, handycraft (sengaja saya gunakan kata “handycraft”, karena kalau saya tulis “kerajinan tangan” nanti berkonotasi negatif 😀 ) akhirnya sampailah kami ke masalah budidaya jamur. Ternyata Bro Taofik sudah hampir tiga bulan membudidayakan jamur tiram. Tanpa sungkan-sungkan, mas bro yang ramah ini mengajak saya melihat-lihat budidaya jamur tiramnya di halaman belakang rumah.

Untuk budidaya jamur tiram ini sendiri, Bro Taofik membeli bibitnya yang harga per bonggolnya dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. Bonggol bibit jamur tiram terbungkus plastik dan serbuk kayu. Untuk membudidayakannya ternyata tidak terlalu repot, cukup diletakan di rak kayu/bambu dan disemprot dengan air menggunakan semprotan. Menurut cerita Bro Taofik sendiri, sebaiknya air yang digunakan adalah air PAM, karena kalau langsung menggunakan air sumur ditakutkan ada bakteri yang bisa merusak. Jika mau menggunakan air sumur sebaiknya diendapkan dulu. Sebagaimana tanaman lain yang dibudidayakan, pasti ada hama yang bisa merusaknya. Hama yang bisa merusak jamur tiram ini adalah semut, lalat buah dan nyamuk. Oleh karena itu, sebaiknya rak yang berfungsi untuk meletakan bibit-bibit jamur sebaiknya ditutup dengan jaring plastik.

Menyenangkan juga melihat Bro Taofik memetik jamur-jamur yang sudah bisa dipanen. Kalau dilihat-lihat dari bentuknya, jamur ini disebut jamur tiram mungkin karena bentuknya yang menyerupai kerang tiram. Warnanya putih dan memiliki tangkai. Jamur tiram ini bisa diolah untuk membuat sayur seperti capcay, sup atau ditumis dan dijadikan camilan keripik jamur menggunakan tepung crispy yang banyak dijual.

Sore harinya saat saya hendak pulang, Bro Taofik menyisipkan sekantung tas plastik berisi jamur tiram yang tadi dipanennya di stang Si Sepira. Heuheuheu… Terima kasih banyak, Mas Bro 😀 . Karena khawatir terjatuh atau terkena debu saat riding, maka saya pindahkan ke dalam box Si Sepira. Sampai di jalan raya Bojonggede saya sempatkan untuk mampir ke mini market membeli tepung crispy yang biasanya digunakan untuk menggoreng ayam. Heuheu… saya mau bereksperimen membuat keripik jamur 🙂 .

Jamur Tiram

Inilah jamur tiram yang dipanen oleh Bro Taofik. Bersihkan dahulu dengan menyiramnya atau merendamnya dengan air bersih.

Langkah pertama untuk mengolahnya adalah dengan membersihkan dahulu jamur tiram tersebut. Bisa direndam atau disiram dengan air bersih dalam baskom atau keranjang plastik yang berkisi-kisi. Setelah direndam atau disiram, jika jamur tidak hendak langsung diolah bisa disimpan dalam lemari es.

Bojonggede-20140622-01358

Adonan tepung crispy yang sudah dicampurkan dengan air matang. Jangan terlalu kental atau terlalu encer.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan adonan tepung crispy. Tuangkan tepung dari kemasannya kemudian campurkan dengan air masak secukupnya sambil diaduk-aduk. Jangan sampai adonannya jadi terlalu kental atau terlalu encer.

Adonan Keripik Jamur

Setelah adonan tepung dan airnya sudah merata, masukan potongan jamur tiramnya. Aduk-aduk jamur dengan adonan tepungnya sampai seluruh permukaan jamur tertutup adonan tepung.

Setelah adonan tepung crispy-nya tercampur secara merata dengan air, maka selanjutnya jamur tiram bisa dimasukan kedalam adonan tersebut. Aduklah dengan sendok plastik untuk meratakan adonan hingga seluruh permukaan jamurnya tertutupi adonan tepung tersebut. Sedikit saran, jika kelopak jamurnya terlalu lebar sebaiknya dipotong-potong dahulu agar setelah digoreng nanti tetap bisa garing alias renyah atau crispy 🙂 .

Goreng Keripik Jamur

Setelah jamur tertutupi adonan tepung berarti langkah selanjutnya adalah menggorengnya dalam minyak goreng panas.

Siapkan minyak goreng (diatas wajan atau penggorengan tentunya 🙂 ) dan saat minyak gorengnya sudah panas, maka masukan jamur yang sudah tertutupi dengan adonan tepung. Tunggu selama beberapa menit (tidak sampai lima menit kok 🙂 ) kemudian balik permukaan jamur yang tadi dibawah menjadi diatas kemudian tunggu lagi hingga gorengan jamurnya terlihat kecokelatan. Disarankan saat menggorengnya jangan sambil membaca atau browsing karena bisa lupa dan gosong 😀 .

Keripik Jamur Tiram

Setelah ditiriskan, keripik jamur tiram siap disajikan 🙂 .

Setelah selesai menggoreng jamurnya, sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu agar sisa minyak gorengnya tidak menempel terlalu banyak yang bisa membuat rasanya jadi kurang enak  dikunyah. Jangan lupa untuk mematikan kompornya 😀 .

Keripik Jamur Tiram

Siap dinikmati 🙂 .

Selesai menggoreng, keripiknya siap saya nikmati bersama segelas kopi susu sambil menonton film 😀 . Ternyata pesan Bro Taofik benar, jangan lupa sausnya 🙂 .

Thanks Mas Taofik.